Denilson, Penyanyi Cafe Asal Timor Leste Yang Ingin Mewujudkan Mimpi

0
138

Tak ada mustahil di dunia ini. Denilson juga berprinsip seperti itu. Ia ingin menggantungkan cita-cita setinggi bintang di langit. Pemuda kelahiran Dili, 10 Juni 1997 ini sadar bukan perkara mudah untuk mewujudkan mimpinya. “Memang tak mudah mewujudkan impian saya. Tapi saya yakin, meski tak tahu kapan mimpi itu akan terwujud,” katanya saat ditemui di Asrama DAA4, Jumat (2/11/2018).

Ia tertarik mengikuti DAA4 karena alumni ajang pencarian bakat ini sudah menjadi acara kenamaan di Timor Leste. Itu salah satu hal yang membuatnya yakin kalau mimpinya juga akan terwujud. Cepat atau lambat hanya soal waktu saja.

1. Lolos Audisi DAA4 Adalah Pengalaman Berharga

Diakui putra pasangan Salomao Yaquim dan Alfrida Yaquim ini, lolos audisi DAA4 adalah kesempatan yang amat berharga dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. “Banyak sekali manfaat ikut Dangdut Academy Asia ini. Dari sisi vokal kita mendapat bimbingan dari pelatih vokal. Kami juga dilatih koreografi dan teknik penguasaan panggung. Itu amat berguna saat saya sudah menjadi penyanyi profesional nanti,” ujarnya.

Apalagi, lanjut Denilson untuk peserta dari Timor Leste yang masih kesulitan dengan cengkok dangdut. “Rata-rata kesulitan kami dari Timor Leste dalam hal cengkok. Tapi tak ada yang tak bisa dipelajari asal tekun dan rajin. Pokok dilatih dan dilatih terus biar tampil bagus,” begitu kiatnya menghadapi masalah.

2. Tak Mau Pasang Target

Selain menjadi mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Timor Leste, Denilson suka tampil di cafe saat akhir pekan. Cuma lagu yang sering dia bawakan dari genre pop dan blues. Masuk di ajang DAA4 seperti masuk kampus baru. Ia berharap mendapatkan hasil terbaik di DAA4. Tapi Denilson tak berani pasang target tinggi karena lawan-lawannya cukup berat. “Soal target di DAA4 saya tak berani pasang yang tinggi. Lihat saja nanti hasilnya apa. Semoga yang terbaik buat saya,” harapnya.

Source: Kapan Lagi

HUSIK RESPOSTA