Pria Tewas karena Dehidrasi Ketika Hiking di Australia Barat

0
390

Perth – Walau belum lagi musim panas, namun alam yang tidak bersahabat dengan manusia kembali memakan korban di Australia di akhir pekan.

Seorang pria berusia 27 tahun tewas karena kekurangan cairan (dehidrasi) ketika melakukan hiking (pendakian) di sebuah kawasan yang populer dikunjungi turis, Nature Window di Australia Barat.

Dalam insiden terpisah, seorang perempuan bersama kedua anaknya yang berusia tiga dan lima tahun harus diselamatkan, setelah tersesat ketika melakukan perjalanan di kawasan semak juga di Australia Barat.

Dalam kejadian di Nature Window, pria yang meninggal ini pingsan sekitar pukul 3 sore, hari Sabtu, setelah menyelesaikan pendakian di Taman Nasional Kalbarri, sekitar 485 km sebelah utara ibukota Australia Barat, Perth.

Pria tersebut dibaringkan di bawah sebuah pohon dan diberi air, namun menurut polisi, grup itu kemudian kehabisan air minum.

Seorang turis lainnya yang adalah seorang dokter asal Jerman berusaha membantu menyelamatkan pria tersebut, namun sebelum tim paramedis tiba di sana, pria tersebut meninggal.

Six people in police and SES uniforms carry a stretcher up the side of a red rockfacePolisi masih menyelidik sebab kematian pria tersebut, namun diperkirakan adalah karena dehidrasi, kekurangan cairan dalam tubuh.

“Dia baru saja melakukan pendakian sejauh 8 km dan kemudian pingsan sebelum sampai di Nature’s Window,” kata Steve Cable dari Bagian Layanan Darurat Kalbarri.

Polisi mengatakan pria tersebut mungkin tidak memiliki persediaan air minum yang cukup atau tidak mengenakan pakaian yang cocok untuk pendakian.

“Kelompok itu melakukan pendakian dengan masing-masing membawa tiga botor air kecil,” kata polisi.

“Kami menyarankan kalau Anda ingin melakukan hiking di Australia Barat di bawah terik matahari, kenakan pakaian yang menutupi seluruh tubuh, dan membawa cukup air minum, dan inilah yang tampaknya tidak terjadi.”

“Saya juga diberitahu bahwa dia gemuk dan mungkin kondisi fisiknya sendiri tidak cocok untuk melakukan pendakian seperti ini namun saya tidak tahu latar belakang medisnya.”

Menurut petugas penyelamat, kondisi alam yang bisa berubah dengan cepat sering kali memakan korban bagi mereka yang tidak mempersiapkan diri dengan baik.

The sun sits high in a blue sky with the tops of trees visible below. Suhu udara di kawasan terbuka di Australia bisa 10 sampai 15 derajat lebih panas dibandingkan di daerah perkotaan. (ABC News)

“Hal yang perlu diperhatikan bila mengunjungi daerah seperti Taman Nasional Kalbarri adalah bila di kota suhunya sekitar 31 derajat Celcius, di daerah terbuka seperti Kalbarri ini suhunya bisa 10 sampai 15 derajat lebih tinggi,” kata Steve Cable.

Fontes : Detik.com

HUSIK RESPOSTA